• Yusuf Desai posted an update 1 month ago

    Indonesia jelas tenar dengan keberagamannya. Mulai dari bahasa, suku kebiasaan, musik, masakan, hingga kepercayaan. Indonesia sendiri mempunyai 5 agama yang diakui, namun mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. Ya, Indonesia sendiri dapat dibilang jadi salah satu negara dengan jumlah pemeluk agama Islam yang terbanyak. Islam sendiri tentunya mengalami persebaran di Indonesia dalam waktu yang cukup lama. Dalam sejarah persebaran agama Islam di Indonesia, pastinya kita tak asing dengan sejarah walisongo. Walisongo yang berarti sembilan wali ini yaitu beberapa wali yang memiliki peran penting dalam menyebarkan agama Islam secara khusus di Pulau Jawa. Merekalah yang memberi tahu Islam kepada masyarakat Indonesia di masa lampau dan mengajak mereka untuk memeluk agama Islam. Pada kans kali ini kita akan membahas sebagian wali yang termasuk Walisongo.

    Yang pertama merupakan Sunan Gresik. Sunan Gresik sendiri dapat dibilang sebagai wali pertama yang menyebarkan agama Islam di pulau Jawa. Mempunyai nama orisinil Maulana Malik Ibrahim, Sunan Gresik sendiri bukanlah orang Jawa. Sebagian sumber tentunya memberikan jawaban yang berbeda, akan tetapi segala mengatakan seandainya beliau bukanlah orang Indonesia. Dalam menyebarkan agama Islam di Jawa sendiri, Sunan Gresik memiliki sebagian taktik. Beliau diketahui sebagai orang pertama yang membangun pondok pesantren yang nantinya akan mewujudkan guru agama dan membantu menyebarkan agama Islam. Lalu beliau sendiri juga dekat dengan masyarakat dan memberikan kesan yang lemah lembut dan sopan. Kecuali itu, beliau juga mengajarkan pertanian terhadap masyarakat dan menjadi tabib.

    Lalu wali kedua yang juga tenar di sejarah walisongo merupakan Sunan Kalijaga. Mempunyai nama autentik Raden Mas Said, masa muda beliau rupanya dilewati secara gelap.
    sikoplak.xyz pernah menjadi perampok yang akan memberikan hasil rampoknya kepada masyarakat yang membutuhkan. Akan melainkan, beliau disadarkan saat akan merampok Sunan Bonang dan mulai menjadi muridnya. Sunan Kalijaga sendiri dapat dibilang unik dalam menyebarkan agama Islam. Beliau mencoba untuk menghargai kebiasaan lokal dan melaksanakan dakwah secara bertahap. Beliau lebih menekankan dakwah via kesenian seperti wayang, seni ukir, nyanyian, dan juga gamelan. Lagu Lir Ilir dan Botak-botak Pacul sendiri dipercaya sebagai buatan beliau.

    Yang selanjutnya adalah Sunan Kudus. Bernama autentik Sayyid Ja’far Shadiq, beliau diandalkan berasal dari Palestina. Sunan Kudus sendiri dikenal banyak berguru dengan Sunan Kalijaga. Karenanya tidak heran sekiranya jalan dakwah yang diambil beliau tak jauh berbeda dengan Sunan Kalijaga. Beliau sendiri mengedepankan toleransi terhadap kebiasaan setempat. Tidak heran, beliau menerima simpati dari masyarakat setempat. Langkah akulturasi ini tentunya sukses dalam menarik jumlah pemeluk Islam di daerah tersebut. Salah satu peninggalan beliau yang terkenal yakni Mesjid Menara Kudus yang bergaya unik dan menjadi ikon di kota Kudus.

    Itulah tadi cerita sebagian wali yang ikut serta menyebarkan agama Islam di pulau Jawa. Dengan mempelajari sejarah walisongo, tentunya semakin membuat kita mengerti jika pengorbanan mereka dalam menyebarkan agama Islam di Indonesia mesti kita teladani.